Seminar Nasional Pengobatan Herbal

Pemerintah berupaya memperluas cakupan upaya pelayanan pengobatan tradisional secara bertahap ke pelayanan kesehatan formal. Misalnya Kementerian Kesehatan mencanangkan program Jamu masuk Puskesmas.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH saat membuka seminar ”Prospek Pengembangan Jamu/Herbal di Indonesia Menuju Indonesia Sehat yang Mandiri : Harapan dan Tantangannya”, dalam rangka

kegiatan ”Hari Kebangkitan Alumni FKUI” di Jakarta, Sabtu 22 Mei 2010. Dalam Permenkes Nomor 1109 Tahun 2007, telah diatur praktek dokter dan tenaga kesehatan lain dalam bidang kedokteran komplementer dan alternatif, dapat dikombinasikan dengan program saintifikasi jamu dan program integrasi jamu dalam pelayanan kesehatan, sebagai upaya awal diberlakukannya sistem pelayanan jamu nasional sebagaimana diamanatkan UU Kesehatan No. 36 tahun 2009.

”Hal ini semoga menjadi bukti bahwa pemerintah serius untuk memajukan jamu sebagai unsur utama pengobatan tradisional Indonesia” ujar Menkes.

Menkes menegaskan, pada tahap awal, Kementerian Kesehatan telah mencanangkan program Saintifikasi Jamu dalam bentuk upaya penelitian berbasis pelayanan kesehatan. Saintifikasi jamu adalah upaya dan proses pembuktian ilmiah jamu melalui dokter peneliti sekaligus pelayan kesehatan masyarakat. Duet baru yang diharapkan mendongkrak citra jamu untuk segara diterima di kalangan medis. Tujuannya adalah memberikan landasan ilmiah penggunaan jamu secara empiris melalui penelitian berbasis pelayanan kesehatan.

Menkes menambahkan, pasca upaya saintifikasi jamu dilakukan revitalisasi Sentra Pusat Pengembangan Pengobatan Tradisional (SP3T) yang merupakan penghubung antara penelitian-pengembangan dengan pelayanan jamu sebagai salah satu obat tradisional, pemerintah juga telah memberikan kepercayaan kepada 17 RS Pendidikan, 15 RS diantaranya telah ditetapkan dengan SK Dirjen Bina Yanmed untuk mengembangkan integrasi jamu ke dalam pelayanan kesehatan.

Tulisan di atas hasil saduran, tapi Mahasiswa apoteker angkatan XX maupun XXI ikutan seminar ber SKP ya, supaya kredit pointnta sebagai apoteker teruuuuuuuuuuuuus bertambah jumlahnya. SKP nya akan bertambah kalo mau bikin poster ilmiah dan dikirim ke panitia…jadi SKP nya selain sebagai peserta juga sebagai pemakalah…Siiiiiiiiiiip kan

One thought on “Seminar Nasional Pengobatan Herbal

  1. Numpang kasih info yaa…, ada Seminar Kesehatan “Terapi Herbal Pada Berbagai Penyakit Kronis”, telah terakreditasi oleh IDI wilayah DIY dengan 12 SKP, untuk lebih jelasnya klik aja di http:/semkesjogja.blogspot.com atau call di 0274 8533535 / 08882554500, makasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s